Yusril dan Saiful Mujani Terlibat Twitwar - PKS Kebon Manggis
Headlines News :

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

Berita Video





Popular Post

Home » , » Yusril dan Saiful Mujani Terlibat Twitwar

Yusril dan Saiful Mujani Terlibat Twitwar

Written By PKS Kebon Manggis on Sabtu, 16 Agustus 2014 | 13.19


JAKARTA -- Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra menjadi saksi ahli pasangan Prabowo-Hatta di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Jumat (16/8). Kendati begitu, Yusril mengaku berada dalam posisi netral, tidak memihak Prabowo. Untuk menguatkan pendapatnya, Yusril mengaku sudah ditelepon Jokowi untuk menjelaskan sikapnya.

"Baik Jokowi maupun Hashim Djojohadikusumo dari pihak Prabowo dapat menerima sikap dan pendirian saya, maka saya menjadi ahli di MK," katanya melalui akun Twitter, @Yusrilihza_Mhd. Demikian dikutip dari ROL.

Penjelasan Yusril tersebut sepertinya mendapat respon kubu Jokowi-JK. Pendiri SMRC, Saiful Mujani lewat akun Twitter, ‏@saiful_mujani menanggapi pendapat Yusril. Menurut dia, gugatan Prabowo tidak disertai bukti valid.

Di-mention Saiful, Yusril balik 'menyerang'. "Wah maaf ya, diskusi sama Anda ini gak nyambung dari tadi. Sekali lagi maaf hehehe," ujarnya. Yusril melanjutkan, "Saya ngomong kuda @saiful_mujani ngomong unta. Jadi gak nyambung. Sudahlah, Boss.."

Dosen politik UIN Syarif Hidayatullah tersebut langsung membalas dengan menyindir Yusril. "Percaya dulu bahwa MK bisa buat keputusan kredibel. Kalau tidak, percuma berperkara di sana." Dia melanjutkan, "Kalau MK putuskan KPU bekerja secara tak konstitusional hingga hasil KPU dibatalkan maka pendapat saksi itu kredibel. Sebaliknya bila tidak, itu ahli gombal:) @yusrilihza_mhd."


http://www.jualspreiwaterproof.com/

MAU PASANG IKLAN SEPERTI INI? 

Share this article :

0 komentar :


Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !


Buku Tamu

 
Support : Creating Website | Hadi Wibowo | Hadi Wibowo
Proudly powered by Hadi Wibowo
Copyright © 2011. PKS Kebon Manggis - All Rights Reserved
Original Design by Creating Website Hadi Wibowo